John Smith

I am a Writer

John Doe

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit .
Erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper.

  • 3066 Stone Lane, Wayne, Pennsylvania.
  • +610-401-6021, +610-401-6022
  • admin@mydomain.com
  • www.yourdomain.com
Me

My Professional Skills

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat.

Web Design 90%
Web Development 70%
App Development 95%
Wordpress 60%

Awesome features

Aliquam commodo arcu vel ante volutpat tempus. Praesent pulvinar velit at posuere mollis. Quisque libero sapien.

Animated elements

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed tempus cursus lectus vel pellentesque. Etiam tincidunt.

Responsive Design

Pellentesque ultricies ligula a libero porta, ut venenatis orci molestie. Vivamus vitae aliquet tellus, sed mollis libero.

Modern design

Duis ut ultricies nisi. Nulla risus odio, dictum vitae purus malesuada, cursus convallis justo. Sed a mi massa dolor.

Retina ready

Vivamus quis tempor purus, a eleifend purus. Ut sodales vel tellus vel vulputate. Fusce rhoncus semper magna.

Fast support

Suspendisse convallis sem eu ligula porta gravida. Suspendisse potenti. Lorem ipsum dolor sit amet, duis omis unde elit.

0
completed project
0
design award
0
facebook like
0
current projects
  • Pilih Berkarir, Menikah, atau Melanjutkan Kuliah?

    Pilih Berkarir, Menikah, atau Melanjutkan Kuliah?

    Pada saat kalian berada di sebuah zona nyaman, kaliah harus berpikir apa langkah berikutnya, apa tujuan selanjutnya. Zona nyaman muncul ketika apa yang sudah kalian lakukan berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang sesuai harapan. Zona nyaman tercapai berkat kerja keras dan tidak datang secara tiba-tiba, itu adalah titik dimana semua energi telah kalian gunakan dan sedang beristirahat dan menerima hasilnya. Zona nyaman adalah istilah yang juga sering digunakan ketika kalian sudah nyaman pada sebuah titik kegiatan.

    Mari kita buat contohnya, saat ini kalian adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan dan menjabat sebagai kepala pemasaran. Setiap bulan kalian menerima gaji dan tunjangan, kalian belum berkeluarga dan tinggal sendiri. Misal umur kalian saat ini adalah 23 tahun dan belum lama lulus dari sebuah perguruan tinggi. Ini adalah pekerjaan yang kalian impikan, rekan kerja menyukai setiap ide yang kalian berikan, mereka takjub kalian dapat mengimplementasikan ide tersebut. Mereka senang, kalian membawa dampak yang baik bagi perusahaan.

    Atau saat ini kalian sedang berwirausaha dan memiliki bisnis sebuah restoran di beberapa tempat, di setiap kotanya restoran ini begitu terkenal. Banyak pengunjungnya dan tidak hentinya muncul pelanggan baru, banyak testimoni positif diberikan pelanggan untuk restoran ini, semua karyawan terlihat begitu nyaman kerena memiliki atasan yang berjiwa muda. Kalian sudah mendapatkan penghasilan tetap setiap bulannya dari bisnis ini.

    Contoh lagi, ini adalah tahun ke tiga bersama seorang perempuan yang kalian suka. Hubungan ini berjalan lancar, kalian saling mengenal dengan baik, kalian bisa saling menerima kekurangan. Kalian saling mencintai dan tidak lama lagi akan melangkah ke jenjang yang lebih serius. kalian sudah saling mengenal sifat dan kepribadian. Masing-masing orang tua kalian pun telah merestui hubungan ini.

    Mari kita buat contoh terakhir, kalian adalah seorang mahasiswa dan tahun depan adalah tahun kelulusan program sarjana. Kalian adalah mahasiswa yang cerdas dan banyak memenangkan berbagai lomba dan kontes robot antar kampus baik di dalam dan luar negeri. Kalian sangat fokus pada perkuliahan sehingga banyak mata kuliah rata-rata memiliki nilai yang nyaris sempurna. Di akhir tahun ini, kalian juga menerima beberapa tawaran beasiswa untuk melanjutkan ke program pasca sarjana di luar negeri. Kalian sangat antusias dan begitu tertarik pada tawaran tersebut, karena tidak perlu membayar dan setelah lulus akan langsung disalurkan ke sebuah perusahaan untuk bekerja.
    Dari beberapa contoh di atas, dapat kita lihat bahwa kalian sedang berdang di titik nyaman. Jadi manakah yang harus dipilih saat kalian berada di kondisi seperti cerita di atas? Apakah kalian akan memilih untuk berkarir, menikah, atau melanjutkan studi? Titik nyaman dapat juga menjadi pertanda sebuah tujuan telah berakhir dan tercapai. Titik nyaman juga dapat menjadi pertanda bahwa sebuah potensi masih bisa berkembang. Yang salah adalah ketika kalian belum menyadari kedua pertanda ini, sehingga menyebabkan sebuah kebingungan dan perasaan berjalan di tempat, hingga akhirnya sulit menetapkan langkah selanjutnya. Maka sadarilah sesegera mungkin saat tiba di sebuah titik nyaman.

    Maksudnya begini, misal kalian berencana untuk membuka cabang restoran di beberapa kota lainnya, lalu rencana tersebut tidak terwujud. Bila demikian, pikirkanlah hal baru untuk dilakukan, pikirkanlah tujuan baru, pikirkanlah hal lain selain bisnis ini, adakah hal lain yang lebih berpotensi untuk dikembangkan? Inilah yang disebut titik nyaman dimana tujuan yang telah berakhir dan tercapai. Misal kalian bekerja di sebuah perusahaan dan kalian sedang berada di titik nyaman seperti cerita di atas. Suatu hari, kalian dipromosikan dari kepala pemasaran menjadi kepala produksi dimana tanggung jawabnya menjadi lebih banyak. Kalian dapat mencoba kesempatan yang datang saat sedang berada di titik nyaman. Mungkin saja sebuah potensi masih bisa berkembang, dengan kata lain mungkin saja kalian mampu menjadi seorang kepala produksi di perusahaan tersebut.

    Begitu juga saat kalian berada di titik nyaman pada sebuah hubungan atau titik nyaman pada sebuah jenjang pendidikan. Cobalah berpikir apakah kondisi nyaman ini akan menjadi akhir sebuah tujuan atau sebuah potensi yang masih bisa berkembang. Tidak perlu terburu-buru memikirkannya, yang terpenting adalah memahami tujuan hidup kalian atau panggilan jiwa, sehingga akan mempermudah dalam menetapkan langkah selanjutnya. Termasuk memilih apakah ingin berkarir, menikah, atau melanjutkan studi.
  • Bagaimana Memulai Karir Sebagai Pengusaha?

    Bagaimana Memulai Karir Sebagai Pengusaha?


    Apakah kalian pernah berpikir ingin membuat bisnis atau usaha? Umumnya, berbisnis dapat dilakukan oleh pelajar, mahasiswa, dan orang tua. Apa tujuan kalian berbisnis? Akan seberapa besar bisnis itu nanti? Jiwa bisnis dapat berasal dari orang tua, dari lingkungan, dan dari diri sendiri. Pastikan langkah kalian dalam membuat usaha atau bisnis sudah sejalan dengan pertanyaan yang ada di artikel sebelumnya. Untuk mengingatnya, coba jawab lagi pertanyaan berikut :


    - Untuk apa kalian ada di dunia ini ?
    - Akan seberkualitas apa hidup kalian ?
    - Apa yang kalian harapakan dari dunia atau untuk dunia ini?

    Idealnya pertanyaan di atas sangat cocok dijawab saat kalian berumur sekitar 17-21 tahun atau bagi kalian yang akan memulai sebuah bisnis. Misal kalian akan menjawab :

    - Saya ada di dunia ini memiliki impian untuk mendirikan restoran cepat saji dan saya ingin restoran saya ada di banyak tempat di kota-kota besar.
    - Saya ingin hidup saya berkualitas, saya akan memiliki banyak aset dari hasil restoran tersebut, saya akan memiliki fasilitas mewah, saya akan memiliki banyak karyawan, dan saya akan hidup berkecukupan.
    - Saya berharap setiap orang menyukai rasa masakan saya, setiap orang bahagia bisa makan-makanan lezat dan murah di restoran ini, saya ingin mereka mencintai restoran ini dan menjadikannya tempat favorit mereka, menyarankan kepada sahabat-sahabat mereka bahwa restoran ini adalah restoran terbaik dikotanya. Saya ingin mereka merasakan kenyamanan dan kepuasan saat makan di restoran saya.

    Saat kalian memiliki sebuah ide untuk berbisnis, maka sebelumnya jawablah pertanyaan di atas, karena ketika kalian menjawabnya kalian akan merasa lebih mampu menjalankan atau memulai bisnis tersebut. Kalian harus pikirkan berapa presentasi manfaatnya bagi diri kalian dan bagi orang lain. Maksudnya begini, motivasi bisnis haruslah jelas apakah dengan berbisnis kualitas hidup kalian akan meningkat, apakah dengan berbisnis kedepannya kalian akan punya rumah besar dan mobil mewah serta hidup berkelimpahan. Memulai bisnis haruslah didasari pada seberapa besar manfaat bisnis tersebut bagi banyak orang, seberapa banyak orang akan menyukainya, seberapa banyak orang akan senang pada pelanyan yang diberikan, seberapa banyak orang akan menjadi pelanggan setia karena harga yang diberikan sesuai dengan taraf perekonomian mereka, seberapa banyak orang memberikan pujian sesaat setelah menggunakan jasa atau produk kalian, dan lain sebagainya. 

    Tentu peningkatan kualitas hidup adalah tujuan utama, namun bukan langkah awal yang harus dilakukan. Mengawali karir sebagai pebisnis haruslah berpihak kepada pembeli, pengunjung, dan pelanggan. Mulialah berbisnis tanpa persaingan, bila perlu kesampingkan persaingan hingga bisnis kalian besar dan berkembang, utamakanlah tujuan awal seperti yang sudah kalian jawab. Mari jadikan bisnis sebagai hobi atau kesenangan untuk memberikan manfaat bagi banyak orang.
     
    Setelah kalian memiliki ide, tujuan, dan langkah untuk memulai bisnis tersebut. Mulailah mencari beberapa sahabat atau orang yang dapat dipercaya untuk kalian jadikan partner, ceritakan semua ide tersebut. Minta pendapat, respon, dan saran ke partner kalian. Bila mereka merasa ide tersebut sejalan, maka kalian bisa mulai mewujudkan bisnis tersebut bersama-sama. Menselaraskan tujuan awal atau visi sebuah bisnis adalah hal yang sangat penting.

    Contoh kalian memiliki ide untuk mendirikan sebuah restoran, tentu kalian harus memikirkan cara memulainya, berapa modalnya, bagaimana tempatnya, dari mana bahannya, dari mana karyawannya, apa saja alatnya, dan seterusnya. Tentu kalian harus memiliki skill atau kemampuan dalam hal ini, minimal kalian adalah lulusan SMK tata boga, atau kalian dapat belajar dari orang lain yang memiliki usaha sejenis, atau kalian dapat belajar dari buku dan media online bagaimana bisnis sebuah restoran. Pastikan sebuah bisnis masih ada hubungannya dengan skill yang kalian miliki. Contoh saat ini kalian sedang kuliah di jurusan komputer dan ingin berbisnis, tentu kalian harus mencari ide bisnis yang berhubungan dengan komputer seperti membuka jasa servis, jasa pembuatan aplikasi, jasa pembuatan website, jasa konsultasi, dan lain sebagainya. Misal kalian adalah lulusan seni maka usaha yang cocok yang adalah mendirikan kursus musik, kursus bernyanyi, penyawaan alat musik, dan sejenisnya.

    Memiliki ide dan skill yang berbeda akan sedikit mempersulit kalian dalam memulai bisnis, namun tentu hal ini bukanlah sebuah halangan bila kalian ingin mempelajarinya agar bisnis tersebut tercapai. Selain hal-hal yang sudah disebutkan di atas, hal yang tidak kalah penting adalah kalian harus memiliki mentor bisnis. Sebelum mewujudkan sebuah bisnis bersama sahabat, kalian sebelumnya harus punya mentor pribadi yang paham tentang seluk beluk berbisnis, atau orang yang sudah berpengalaman di bidang bisnis, lebih baik lagi bila mentor tersebut memiliki skill yang sama dengan kalian. Maka saat menghadapi masalah bisnis yang tidak mampu diselesaikan bersama partner kalian, mentorlah yang akan membantunya. Orang terdekat kalian dapat menjadi mentor, dosen atau guru, atau saudara yang sudah memiliki bisnis. Mintalah mereka membimbing kalian dan mintalah mereka memberi masukan saat kalian memerlukannya.
  • Ingin Melanjutkan Kuliah atau Langsung Kerja?

    Ingin Melanjutkan Kuliah atau Langsung Kerja?


    Tentu tidak ada yang salah saat kalian memilih untuk kuliah atau memilih langsung kerja? Yang salah adalah ketika kalian tidak yakin akan pilihan tersebut yang artinya belum melihat jelas tujuannya atau belum melihat jelas target yang harus dicapai. Yang salah adalah ketika kalian ikut-ikutan orang lain untuk kuliah atau ikut-ikutan orang lain untuk mengadu nasib dan bekerja. Yang salah adalah ketika kalian belum menyadari dimana sebenarnya letak kekuatan atau kemampuan yang kalian miliki.

    Mari kita buat contohnya. Setelah lulus SMA kalian memilih untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Sewaktu sekolah dulu, kalian pernah mendapatkan piagam karena telah menang dalam olimpiade fisika, atau pernah mendapatkan penghargaan karena telah menang dalam olahraga taekwondo, atau pernah memenangkan kontes bernyanyi, dan lain sebagainya. Selain itu, setiap semester kalian mendapatkan rangking sekolah minimal tiga besar. Kalian berada di keluarga yang cukup mampu perekonomiannya, kalian tidak memiliki adik yang masih panjang sekolahnya. Itu semua adalah faktor utama yang mendukung kalian untuk memilih melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi. Saya juga ingin mengatakan walaupun kalian tidak memiliki banyak prestasi dan biaya yang cukup, namun memiliki niat untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi, maka kalian bisa mengikuti ujian khusus yang diselenggarakan oleh pihak universitas. Inilah kekuatan terbesar dan alasan mengapa kalian memilihnya.

    Apabila kalian memilih untuk langsung bekerja, maka yang harus dilakukan sama seperti di atas yaitu melihat kekuatan terbesar atau faktor pendukungnya. Contoh kalian lulus dari SMK tata boga, saat ini kalian memiliki adik yang masih panjang masa sekolahnya. Untuk membantu orang tua, kalian memutuskan untuk langsung bekerja dan tidak kuliah. Kalian sudah memiliki keterampilan dalam hal masak-memasak, kalian dapat bekerja di sebuah restoran untuk sementara waktu. Sambil mengumpulkan biaya kalian harus tetap giat belajar dan memikirkan fakultas apa yang cocok bila suatu hari nanti kuliah.

    Misal adik kalian masih sekitar dua tahun lagi baru lulus SMK, maka gunakan waktu itu untuk mengumpulkan biaya yang diperlukan. Saat kalian sudah bekerja dan memiliki gaji atau penghasilan tetap setiap bulannya, maka niat untuk kuliah dapat saja tertunda bahkan tidak terpikirkan lagi karena merasa sudah mempu mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sebenarnya tidak salah saat kalian tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, yang terpenting pilihan tersebut memang adalah tujuan hidup kalian bila seperti itu pastikan kalian bekerja sebaik mungkin, jujur, dan terus belajar atau mengasah kemampuan yang sudah ada.

    Kalian juga dapat memilih keduanya yaitu kuliah sambil bekerja. Pastikan hubungan kalian dengan atasan dan karyawan yang lainnya terjalin dengan baik, pastikan jam kerja dan jam kuliah tidak berbenturan. Pilihlah kampus yang memiliki program kelas karyawan, kalian bisa mencari referensinya di google “kuliah kelas karyawan”, dalam hal ini pilihan yang harus diproiritaskan adalah pekerjaan, karena itu jangan sampai kalian ketinggalan jam kuliah dan jangan sampai tugas atau pekerjaan terabaikan. Pandai-pandailah mengatur waktu, pastikan jarak antara kampus dan tempat kerja tidak terlalu jauh karena jarak sangat menentukan kesiapan kalian dalam menerima tugas atau pekerjaan dan kesiapan kalian dalam menerima materi kuliah. Cukup sulit memang, tapi saya yakin kalian memilih opsi ini karena sudah memiliki tujuan atau visi yang jelas. 

    Usahakan jurusan atau fakultas yang kalian pilih masih serumpun dengan bidang pekerjaan kalian saat ini. Contoh saat ini kalian bekerja di sebuah restoran sebagai koki atau juru masak, maka jurusan yang cocok misal adalah pendidikan tata boga. Contoh saat ini kalian bekerja sebagai mekanik maka jurusan yang cocok adalah seperti teknik mesin. Saya yakin kalian memiliki tujuan yang jelas saat memilih untuk langsung bekerja, yaitu karena ingin membantu orang tua, membantu adik yang masih bersekolah, dan selanjutnya suatu hari nanti apabila memungkinkan kalian akan melanjutkan kuliah. Bila begitu, saya juga yakin kalian akan menetapkan langkah yang benar termasuk memilih fakultas yang sesuai.
  • GET A FREE QUOTE NOW

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat.

    Selamat datang di Free Goal Setting. Baca deskripsinya DISINI

    ADDRESS

    4759, NY 10011 Abia Martin Drive, Huston

    EMAIL

    contact-support@mail.com
    another@mail.com

    TELEPHONE

    +201 478 9800
    +501 478 9800

    MOBILE

    0177 7536213 44,
    017 775362 13